1. Mutiara berwarna alami
* Mutiara Hitam: Ditemukan terutama di Kepulauan Tahitian dan Cook, mutiara ini sangat jarang karena kondisi spesifik yang diperlukan untuk pembentukannya. Mereka datang dalam berbagai warna dari hitam pekat hingga abu -abu keperakan, dan nilainya sering ditentukan oleh kedalaman dan kekayaan warna mereka.
* Mutiara putih: Sementara mutiara putih lebih umum daripada hitam, menemukan mutiara putih alami yang bulat, bebas cacat, dan berkilau sangat sulit. Yang paling berharga berasal dari tiram Akoya di Jepang.
* Mutiara Emas: Warna emas dari mutiara ini berasal dari tiram Laut Selatan dan bahkan lebih jarang dari mutiara hitam. Mereka dikenal karena rona mereka yang kaya dan hangat dan sangat dicari.
* Mutiara Pink: Mirip dengan mutiara emas, mutiara merah muda berasal dari tiram Laut Selatan dan dihargai karena rona pastelnya yang halus. Kelangkaan mereka berasal dari faktor lingkungan spesifik yang diperlukan untuk menghasilkan warna seperti itu.
2. Bentuk dan formasi yang tidak biasa:
* Mutiara Baroque: Mutiara ini memiliki bentuk yang tidak teratur, sering menyerupai tetesan air mata, kentang, atau bahkan gumpalan bentuk bebas. Keunikan dan kelangkaan mereka membuat mereka sangat didambakan oleh kolektor dan desainer.
* Keshi Pearls: Mutiara kecil yang tidak teratur ini terbentuk di tiram tanpa nukleus, membuatnya diproduksi secara alami tetapi tidak biasa. Keshi Pearls sering ditemukan dalam berbagai warna dan dikenal karena keindahannya yang unik.
3. Kelangkaan lain
* Mutiara keong: Mutiara ini terbentuk di dalam cangkang keong ratu, yang dikenal karena warna merah muda khasnya. Karena tantangan mutiara keong pertanian dan kelangkaannya, mereka memiliki harga tinggi.
* mutiara melo-melo: Mutiara yang sangat langka ini ditemukan di dalam siput Melo-Melo dan dikenal karena kilau opalescent mereka. Mereka sangat dihargai karena keindahan dan kelangkaan mereka yang unik.
Faktor -faktor yang menentukan kelangkaan:
* Warna alami: Mutiara paling langka adalah yang terjadi secara alami, tanpa pewarnaan atau perawatan.
* Ukuran: Mutiara yang lebih besar lebih jarang daripada yang lebih kecil.
* bentuk: Mutiara bulat sempurna adalah yang paling berharga dan sangat jarang.
* kilau: Mutiara dengan kilau tinggi, memantulkan cahaya yang indah, dianggap lebih berharga.
* Asal: Mutiara dari lokasi tertentu, seperti Laut Selatan, Kepulauan Tahitian, atau pertanian Oyster Akoya di Jepang, sering dikaitkan dengan kualitas dan kelangkaan yang lebih tinggi.
Harga: Kelangkaan mutiara adalah faktor utama dalam menentukan harganya. Mutiara paling mahal dapat dijual dengan harga jutaan dolar.
Catatan tentang mutiara berbudaya: Sementara mutiara yang dikultur ditanam dengan intervensi manusia, prosesnya masih melibatkan pertumbuhan tiram alami dan dapat menghasilkan mutiara yang menakjubkan dan berkualitas tinggi. Mutiara yang dikultur seringkali lebih murah daripada mutiara alami yang langka, tetapi mereka masih bisa indah dan berharga.