Karakteristik mutiara:
* Ketik: Mutiara yang dikultur (paling umum), mutiara alami (sangat jarang), atau mutiara imitasi.
* Spesies: Tiram, kerang, atau moluska lainnya.
* bentuk: Bundar (paling berharga), oval, drop, baroque (tidak teratur).
* Warna: Putih, krem, hitam, merah muda, biru, hijau, atau bahkan multi-warna.
* kilau: Kilau dan reflektifitas permukaan mutiara.
* Ukuran: Diukur dalam milimeter, mutiara yang lebih besar umumnya lebih berharga.
* Permukaan: Kelemahan, cacat, atau ketidaksempurnaan berdampak pada nilainya.
* nacre: Ketebalan lapisan mutiara, Nacre yang lebih tebal menunjukkan kualitas yang lebih tinggi.
Faktor lain:
* Rarity: Mutiara yang unik atau langka lebih berharga.
* Asal: Mutiara dari lokasi tertentu dapat dihargai.
* Usia: Mutiara yang lebih tua bisa lebih berharga, terutama mutiara alami.
* Kondisi: Mutiara yang terawat baik akan mempertahankan nilainya.
* Permintaan Pasar: Tren dan preferensi mode mempengaruhi harga mutiara.
* Provenance: Sejarah dan asal mutiara dapat memengaruhi nilainya.
untuk mengetahui nilai mutiara tertentu:
* Konsultasikan dengan ahli mutiara terkemuka atau perhiasan: Mereka dapat menilai mutiara dan memberi Anda pendapat profesional.
* Penelitian Database Online: Situs web seperti Gemological Institute of America (GIA) dan Pearl-Guide menawarkan informasi dan panduan penetapan harga.
* Pertimbangkan rumah lelang: Rumah lelang utama seperti Christie dan Sotheby dapat memberikan penilaian untuk mutiara bernilai tinggi.
Ingat: Harga mutiara dapat sangat berfluktuasi, jadi selalu yang terbaik untuk mendapatkan penilaian profesional sebelum membuat keputusan besar tentang penjualan atau pembelian.