Inilah yang kami ketahui:
Deskripsi Kuno:
* Plutarch: Menggambarkan Cleopatra memiliki "pesona yang tak tertahankan, suara rasa manis yang tak tertandingi, dan kehadiran yang menawan." Namun, ini lebih tentang kepribadian dan karisma daripada penampilan fisiknya.
* appian: Kata Cleopatra memiliki "bantalan agung" dan "suara rasa manis yang tak tertandingi." Sekali lagi, fokus pada kepribadian dan kepribadian publiknya.
Interpretasi Modern:
* Koin: Beberapa koin dari pemerintahan Cleopatra menggambarkannya dengan fitur yang kuat, hidung yang menonjol, dan wajah penuh dan bulat. Namun, koin sering merupakan representasi ideal, bukan potret yang realistis.
* Payudara: Patung di British Museum, yang diyakini sebagai Cleopatra, menunjukkan seorang wanita dengan wajah panjang, oval, dagu yang menonjol, dan bantalan agung. Namun, keasliannya diperdebatkan.
* Representasi Artistik: Selama berabad -abad, seniman telah menggambarkan Cleopatra dengan berbagai cara. Beberapa menggambarkannya sebagai cantik, dengan rambut dan mata gelap, sementara yang lain menunjukkan kepadanya dengan fitur yang lebih kasar. Ini semua adalah interpretasi artistik, tidak didasarkan pada bukti historis.
Apa yang bisa kita asumsikan:
* Mesir: Cleopatra adalah keturunan Yunani Makedonia, tetapi dia dibesarkan di Mesir dan kemungkinan memeluk adat dan mode Mesir.
* kuat: Penampilannya kemungkinan dikuratori dengan hati -hati untuk memproyeksikan citra kekuatan dan otoritas.
* elegan: Sebagai seorang ratu, dia kemungkinan mengenakan kain bagus, mengenakan perhiasan yang rumit, dan mengurus penampilannya.
Pada akhirnya, kita tidak tahu pasti seperti apa Cleopatra itu. Misteri itu menambah intriknya dan terus memikat kita berabad -abad kemudian.