Tujuan fungsional:
* Lindungi kulit: Ini termasuk melindungi terhadap faktor lingkungan seperti kerusakan akibat sinar matahari, polusi, dan cuaca yang keras. Kosmetik juga dapat menciptakan penghalang untuk mencegah kehilangan kelembaban dan menjaga kesehatan kulit.
* membersihkan dan memurnikan: Menghapus kotoran, minyak, dan makeup adalah fungsi utama kosmetik. Pembersih, toner, dan pengelupas membantu menjaga permukaan kulit yang sehat.
* mengobati kondisi kulit: Kosmetik dapat mengatasi masalah kulit tertentu seperti jerawat, kerutan, kekeringan, dan hiperpigmentasi.
* Meningkatkan fitur alami: Ini termasuk fitur seperti bulu mata, alis, dan bibir.
* Promosikan kesehatan kulit: Bahan -bahan tertentu dalam kosmetik dapat memberikan hidrasi, memelihara kulit, dan mendukung fungsi alaminya.
Tujuan Estetika:
* Meningkatkan kecantikan: Ini mungkin tujuan kosmetik yang paling jelas. Mereka digunakan untuk meningkatkan penampilan kulit, rambut, dan kuku, membuat orang merasa lebih percaya diri dan menarik.
* Buat tampilan yang berbeda: Kosmetik memungkinkan individu untuk mengekspresikan diri melalui gaya dan tren yang berbeda. Riasan dapat digunakan untuk membuat tampilan alami, tampilan yang berani, atau tema tertentu.
* meningkatkan harga diri: Merasa baik tentang penampilan seseorang dapat berdampak positif pada harga diri dan kepercayaan diri.
Penting untuk dicatat bahwa tujuan spesifik kosmetik dapat sangat bervariasi tergantung pada produk individu dan penggunaan yang dimaksudkan.
Selain itu, beberapa tujuan kosmetik lainnya mungkin termasuk:
* Ekspresi sosial dan budaya: Kosmetik dapat digunakan untuk mengomunikasikan identitas sosial dan budaya.
* branding pribadi: Kosmetik dapat berkontribusi pada citra dan branding secara keseluruhan seseorang.
* Manfaat Terapi: Beberapa kosmetik dipasarkan untuk memberikan manfaat terapeutik, seperti aromaterapi atau relaksasi.
Pada akhirnya, tujuan kosmetik beragam dan mencerminkan berbagai kebutuhan dan keinginan manusia.