1. Pengalaman sensorik:
* Aroma yang menyenangkan: Wewangian ditambahkan untuk membuat sampo lebih menyenangkan untuk digunakan. Aroma yang bagus dapat menciptakan pengalaman seperti spa dan membuat Anda merasa segar.
* aromaterapi: Beberapa wewangian dikatakan memiliki efek menenangkan atau menyegarkan, menambah pengalaman keseluruhan.
2. Bau masking:
* menetralkan bau yang tidak menyenangkan: Wewangian sampo dapat membantu menutupi setiap bau yang tersisa dari keringat, asap, atau polusi.
* Meningkatkan kesegaran yang dirasakan: Wewangian dapat membuat bau rambut lebih bersih dan lebih menarik, bahkan jika itu tidak selalu "lebih bersih" dalam arti yang murni higienis.
3. Branding dan Pemasaran:
* diferensiasi produk: Wewangian seringkali merupakan elemen kunci dalam identitas merek dan membantu membedakan produk dari pesaing.
* menarik demografi tertentu: Wewangian dapat ditargetkan untuk berbagai kelompok umur, jenis kelamin, atau preferensi gaya hidup.
Namun, ada juga kelemahan wewangian dalam sampo:
* Alergi dan Sensitivitas: Wewangian adalah iritasi yang umum, dan dapat memicu reaksi alergi atau sensitivitas pada beberapa orang.
* iritasi kulit: Beberapa wewangian dapat mengiritasi kulit kepala, menyebabkan rasa gatal, kemerahan, atau kekeringan.
* Kekhawatiran Lingkungan: Beberapa bahan wewangian dapat berbahaya bagi kehidupan air.
Oleh karena itu, apakah wewangian itu "penting" dalam sampo bersifat subyektif dan tergantung pada preferensi dan sensitivitas individu.
Untuk orang dengan kulit sensitif, sampo tanpa wewangian atau bebas wewangian seringkali merupakan pilihan yang lebih baik.