Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Dandan >> Kosmetik

Pewarna apa yang digunakan untuk mewarnai pakaian?

Ada berbagai macam pewarna yang digunakan untuk mewarnai pakaian, dan mereka dapat dikategorikan secara luas sebagai berikut:

Pewarna alami:

* Berbasis Tanaman: Pewarna ini berasal dari akar, kulit kayu, bunga, daun, beri, dan bagian tanaman lainnya. Contohnya termasuk indigo (dari tanaman indigo), lebih gila (dari akar madder), kunyit (dari tanaman kunyit), dan kayu kayu (dari pohon kayu).

* berbasis hewan: Pewarna ini berasal dari serangga, moluska, dan hewan lainnya. Contohnya termasuk cochineal (dari serangga cochineal), ungu Tyrian (dari siput murex), dan sepia (dari kantung tinta cumi -cumi).

pewarna sintetis:

* pewarna azo: Ini adalah jenis pewarna sintetis yang paling umum dan dikenal karena warna dan keterjangkauannya yang cerah. Mereka berasal dari amina aromatik dan sering digunakan untuk mewarnai kapas, wol, dan sutra.

* pewarna Anthraquinone: Pewarna -pewarna ini dikenal karena kelemahan cahaya dan pencucian yang baik dan sering digunakan untuk mewarnai poliester, nilon, dan kain akrilik.

* pewarna PPN: Pewarna -pewarna ini tidak larut dalam air tetapi menjadi larut ketika dikurangi dengan zat pereduksi bahan kimia. Mereka sering digunakan untuk mewarnai kapas dan linen dan dikenal karena ketahanan cahaya dan pencucian yang sangat baik.

* bubar pewarna: Pewarna -pewarna ini tidak larut dalam air tetapi dapat tersebar dalam suspensi yang bagus. Mereka sering digunakan untuk mewarnai kain poliester dan nilon dan dikenal karena warna -warna cerahnya.

* pewarna reaktif: Pewarna -pewarna ini bereaksi secara kimia dengan kain untuk membentuk ikatan yang kuat. Mereka sering digunakan untuk mewarnai kapas dan linen dan dikenal karena pencucian yang sangat baik.

* pewarna asam: Pewarna ini larut dalam larutan asam dan sering digunakan untuk mewarnai wol, sutra, dan nilon.

Jenis pewarna lainnya:

* Pigmen: Ini adalah pewarna yang tidak larut yang ditangguhkan dalam pengikat dan diterapkan pada kain. Pigmen sering digunakan untuk pencetakan dan dikenal karena warna buramnya.

* pewarna langsung: Pewarna ini diterapkan langsung ke kain tanpa perlu mordan. Mereka sering digunakan untuk mewarnai kapas dan linen dan dikenal karena kemudahan penggunaannya.

* pewarna mordan: Pewarna ini membutuhkan mordan (bahan kimia yang membantu pewarna untuk mengikat kain) untuk mencapai warna yang stabil. Mereka sering digunakan untuk mewarnai wol dan sutra dan dikenal karena warna -warna cerahnya.

Faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih pewarna:

* Jenis kain: Pewarna yang berbeda cocok untuk berbagai jenis kain.

* Colourfastness: Beberapa pewarna lebih tahan terhadap memudar dan mencuci daripada yang lain.

* Dampak Lingkungan: Beberapa pewarna lebih ramah lingkungan daripada yang lain.

Pewarna spesifik yang digunakan untuk mewarnai potongan pakaian tertentu akan tergantung pada jenis kain, warna yang diinginkan, dan metode produksi.