* zaman kuno: Ada bukti pewarnaan kuku kembali ke peradaban kuno seperti Mesir, Cina, dan India. Mereka menggunakan pewarna alami seperti pacar, beri, dan bahkan darah hewani untuk mewarnai kuku mereka.
* Abad ke -19: Pada 1800 -an, praktik pewarnaan kuku sebagian besar terbatas pada kelas kaya dan atas.
* Awal abad ke -20: Awal 1900 -an menyaksikan pengenalan cat kuku yang diproduksi secara komersial, meskipun masih dianggap baru.
* 1920 -an: Cat kuku mendapatkan popularitas selama usia dua puluhan, menjadi dikaitkan dengan gaya flapper yang modis.
* 1930 -an &1940 -an: Bangkitnya Hollywood dan kemewahan bintang -bintang film seperti Marilyn Monroe semakin mengokohkan penggunaan cat kuku sebagai bahan pokok kecantikan.
Jadi, sementara kita tidak dapat menentukan tanggal awal yang tepat, cat kuku telah ada selama berabad -abad, tetapi adopsi dan popularitasnya yang luas dimulai pada awal abad ke -20.