* mati lemas: Pernis kuku bertindak sebagai penghalang, mencegah daun mengambil karbon dioksida dan melepaskan oksigen selama fotosintesis. Ini pada akhirnya akan menyebabkan kematian daun.
* kurangnya sinar matahari: Pernis akan menghalangi sinar matahari dari mencapai kloroplas, bagian -bagian daun yang bertanggung jawab untuk fotosintesis.
* Kehilangan Air: Pernis juga dapat mengganggu proses transpirasi alami daun, mencegahnya melepaskan uap air berlebih. Ini dapat menyebabkan dehidrasi.
* Kerusakan pada daun: Pernis itu sendiri mungkin beracun bagi daun, menyebabkan kerusakan dan perubahan warna.
Singkatnya: Daun itu kemungkinan akan berubah menjadi coklat dan layu, akhirnya mati karena kurangnya oksigen, sinar matahari, dan air.
Penting untuk dicatat bahwa efek yang tepat akan tergantung pada jenis daun, jenis pernis kuku yang digunakan, dan kondisi lingkungan.