1. Ilmu di balik kekerasan cat kuku
Kekerasan cat kuku ditentukan oleh seberapa tahannya untuk menggaruk dan bantingan. Ini terkait dengan jenis polimer (molekul panjang, seperti rantai) dalam polesan dan bagaimana mereka terhubung bersama. Polimer yang lebih keras menciptakan lapisan yang lebih kuat dan lebih tahan lama.
2. Bahan yang Anda butuhkan
* Cat kuku: Pilih berbagai cat kuku (setidaknya 3-5) dengan klaim yang berbeda (mis., "Gel," "tahan lama," "tinggi," "tahan chip").
* Clear Nail Cat (opsional): Ini membantu menciptakan permukaan yang lebih merata untuk pengujian.
* Objek Tes: Anda akan membutuhkan barang -barang dengan kekerasan yang berbeda untuk menggaruk cat kuku. Berikut beberapa contoh:
* lunak: Kapas, q-tip, penghapus
* Medium: File kuku logam, sen, kuku
* Hard: Slide kaca, kuku baja, kunci
* kertas atau kardus: Untuk membuat area tes pada setiap sampel Polandia.
* Tape: Untuk mengamankan kertas atau kardus ke cat kuku.
* penanda atau pena: Untuk memberi label sampel Anda.
* kamera (opsional): Untuk mendokumentasikan hasil Anda.
3. Merancang eksperimen Anda
* Hipotesis: Merumuskan hipotesis tentang jenis cat kuku mana yang paling sulit. Misalnya:"Saya memperkirakan bahwa cat kuku gel akan menjadi yang paling sulit karena mengklaim tahan chip."
* Variabel:
* variabel independen: Jenis cat kuku (mis., Gel, biasa, cepat kering).
* variabel dependen: Kekerasan cat kuku (diukur dengan seberapa banyak goresan).
* Kontrol: Anda mungkin ingin memasukkan sampel kontrol - kuku polos, tidak diobati atau selembar kertas - untuk membandingkan hasil kekerasan.
* Prosedur:
1. Siapkan sampel cat kuku Anda:
* Oleskan mantel dasar (polesan bening) jika diinginkan.
* Oleskan dua lapis cat kuku yang dipilih untuk setiap kertas atau sampel kardus.
* Biarkan semir benar -benar kering.
2. Beri Label Objek Uji Anda: Lelam dengan jelas setiap objek uji Anda (mis., "Cotton SWAB," "Kuku File," "Glass Slide").
3. Uji kekerasan:
* Gunakan tekanan yang lembut dan konsisten sambil menggaruk cat kuku dengan setiap objek uji.
* Amati dan catat seberapa mudah goresan Polandia, mencatat tanda atau keripik yang terlihat.
* Anda dapat membuat bagan atau tabel untuk mengatur pengamatan Anda.
4. Ulangi untuk semua sampel: Uji setiap sampel cat kuku dengan semua objek uji Anda.
4. Menganalisis hasil Anda
* Bandingkan pengamatan Anda: Cari pola dalam data Anda. Apakah beberapa poles menahan goresan lebih baik daripada yang lain? Apakah objek uji tertentu menciptakan nilai yang lebih signifikan?
* Grafik Hasil Anda: Buat grafik batang untuk secara visual mewakili kekerasan setiap cat kuku. Anda dapat menggunakan objek uji sebagai kategori Anda dan kedalaman goresan (atau ukuran kerusakan lainnya) sebagai data Anda.
5. Kesimpulan
* Apakah hasil Anda mendukung hipotesis Anda? Jelaskan mengapa atau mengapa tidak.
* Diskusikan temuan Anda: Apa faktor kunci yang memengaruhi kekerasan cat kuku? Apakah merek mengklaim tentang Polandia cocok dengan pengamatan Anda?
* Batasan: Identifikasi keterbatasan dalam percobaan Anda (mis., Kurangnya tekanan standar saat menggaruk).
* Penelitian Masa Depan: Sarankan eksperimen lebih lanjut untuk memperluas temuan Anda.
Tips untuk Sukses
* Gunakan metode ilmiah: Ikuti langkah -langkah metode ilmiah (hipotesis, percobaan, analisis data, kesimpulan) untuk memastikan proyek yang kuat.
* Tetap teratur: Gunakan buku catatan lab untuk merekam semua pengamatan dan data Anda.
* Hati -hati: Gunakan hati -hati saat menangani benda tajam.
* fokus pada komunikasi yang jelas dan ringkas: Gunakan grafik dan tabel untuk secara efektif menyajikan temuan Anda.
Bersenang -senang bereksperimen dan menjelajahi sains di balik cat kuku!