Inilah mengapa:
* Cat kuku terutama terdiri dari polimer, pigmen, dan pelarut. Komponen -komponen ini umumnya stabil di hadapan oksigen.
* Beberapa bahan mungkin sedikit reaktif dengan oksigen, Tetapi reaktivitas ini biasanya dikendalikan oleh formulasi dan pengemasan cat kuku.
* masalah keamanan utama dengan cat kuku bukan interaksinya dengan oksigen melainkan inhalasi uapnya. Inilah sebabnya mengapa penting untuk menggunakan cat kuku di daerah yang berventilasi baik.
Namun, ada beberapa contoh di mana cat kuku dapat dianggap sebagai bahaya di hadapan oksigen:
* Penghapusan cat kuku yang mudah terbakar: Aseton dan pelarut lain yang digunakan dalam penghilang cat kuku mudah terbakar dan dapat dinyalakan oleh percikan atau nyala api. Sangat penting untuk menghindari penggunaan produk -produk ini di dekat sumber panas atau api terbuka.
* UV Curing Gel Polish: Beberapa poles gelembung di bawah sinar UV, dan paparan sinar UV yang berkepanjangan dapat berbahaya bagi kulit. Namun, ini lebih terkait dengan proses curing daripada interaksi dengan oksigen.
Sebagai kesimpulan, cat kuku itu sendiri bukanlah bahaya di hadapan oksigen. Namun, penting untuk memperhatikan bahaya potensial yang terkait dengan pelarut yang mudah terbakar yang digunakan dalam penghapusan dan prosedur curing UV. Selalu ikuti instruksi pabrik dan ambil tindakan pencegahan yang diperlukan saat menggunakan produk cat kuku.