1. Persiapan:
* Rambut benar -benar dicuci dan dikeringkan.
* Larutan kimia yang mengandung alkali yang kuat (biasanya natrium hidroksida atau amonium tioglikat) diterapkan pada rambut.
* Solusi memecah ikatan disulfida di dalam poros rambut, memungkinkannya untuk dibentuk kembali.
2. Meluruskan:
* Rambut diluruskan menggunakan besi datar atau sisir panas.
* Ini membentuk kembali rambut menjadi bentuk lurus.
3. Netralisasi:
* Solusi penetralisir diterapkan pada rambut.
* Solusi ini membentuk kembali ikatan disulfida, secara permanen mengunci rambut dalam bentuknya yang diluruskan.
4. Finishing:
* Rambut dicuci lagi dan dikondisikan.
* Produk penata gaya dapat diterapkan untuk menghaluskan rambut.
Berikut adalah beberapa poin utama tentang rebonding rambut:
* Ini adalah perawatan permanen: Sementara rambut pada akhirnya akan tumbuh, bagian yang diluruskan tetap lurus secara permanen sampai terputus.
* bisa merusak: Bahan kimia yang digunakan dalam rebonding dapat merusak rambut, membuatnya kering, rapuh, dan rentan terhadap kerusakan.
* membutuhkan pemeliharaan rutin: Untuk mempertahankan tampilan lurus, Anda harus menghindari gaya panas yang berlebihan dan menggunakan produk rambut yang dirancang khusus untuk rambut yang dirawat secara kimia.
* tidak cocok untuk semua jenis rambut: Ini tidak dianjurkan untuk rambut yang sangat tipis, rusak, atau terlalu keropos.
* bisa mahal: Rebonding rambut adalah perawatan yang relatif mahal.
Alternatif Rebonding Rambut:
* Perawatan perataan keratin: Perawatan ini menggunakan protein keratin untuk meluruskan dan menghaluskan rambut, menghasilkan hasil yang lebih alami dan kurang merusak.
* Penegasan rambut Jepang: Mirip dengan rebonding, tetapi menggunakan solusi kimia yang lebih lembut.
* Ekstensi Rambut: Jika Anda hanya ingin perubahan sementara, ekstensi rambut dapat menambah panjang dan volume sambil meluruskan rambut.
Sebelum mendapatkan rebonding rambut, penting untuk berkonsultasi dengan stylist untuk menentukan apakah cocok untuk jenis rambut Anda dan untuk membahas potensi risiko dan manfaat.