Inilah mengapa:
* Sensitivitas kulit kepala: Kulit kepala sensitif dan dapat dengan mudah teriritasi. Tapotement, terutama jika dilakukan dengan terlalu banyak kekuatan, bisa menyakitkan dan menyebabkan ketidaknyamanan.
* Kerusakan rambut: Mengetuk atau perkusi dapat membuat gesekan pada poros rambut, berpotensi menyebabkan kerusakan atau kerusakan, terutama untuk rambut yang sudah kering atau rapuh.
* Tujuan: Penata rambut berfokus terutama pada gaya, pemotongan, dan pewarnaan, bukan pada memanipulasi jaringan kulit kepala. Manfaat utama Tapotement adalah dalam merangsang sirkulasi dan otot -otot yang menenangkan, yang bukan tujuan utama dalam tata rambut.
Alih -alih tapotement, penata rambut menggunakan teknik pijat lain seperti:
* Effleurage: Sapuan panjang dan meluncur untuk menenangkan kulit kepala.
* Petrissage: Menguleni gerakan untuk merangsang sirkulasi.
* Gerakan melingkar: Untuk mempromosikan aliran darah dan rilekskan kulit kepala.
Teknik -teknik ini lembut, efektif, dan lebih tepat untuk kebutuhan tata rambut.