Inilah mengapa kami tidak dapat membuat pernyataan selimut:
* Jenis kelamin bukanlah prediktor yang menarik: Beberapa anak laki -laki mungkin menikmati penata rambut, sementara yang lain mungkin merasa membosankan atau tidak menarik. Demikian juga, beberapa gadis mungkin bersemangat memotong rambut, sementara yang lain lebih suka menyerahkannya kepada para profesional.
* Preferensi pribadi beragam: Ketertarikan anak laki -laki dalam memotong rambut mungkin tergantung pada berbagai faktor seperti kecenderungan artistik, keterampilan, atau tingkat kenyamanan mereka dengan menangani alat yang tajam. Demikian pula, seorang gadis mungkin terbuka untuk memotong rambutnya oleh seorang anak laki -laki jika mereka mempercayai keterampilan mereka atau merasa nyaman dengan idenya.
Alih -alih membuat asumsi berdasarkan jenis kelamin, lebih akurat untuk mengatakan bahwa:
* Beberapa orang, terlepas dari jenis kelamin, menikmati memotong rambut dan menganggapnya sebagai keterampilan yang bermanfaat.
* Lainnya, terlepas dari jenis kelamin, lebih suka menyerahkan potongan rambut kepada para profesional.
Pada akhirnya, ini tentang preferensi dan keterampilan individu, bukan stereotip gender.