Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Kecantikan >> Rambut >> gaya rambut

Mengapa pria secara dramatis mengubah gaya rambut mereka di tahun 60 -an?

Gaya rambut pria di tahun 1960 -an mengalami perubahan dramatis karena pertemuan faktor:

1. Pergeseran Sosial dan Budaya:

* tandingan budaya: Munculnya gerakan budaya tandingan, dengan penekanan pada individualitas, pemberontakan, dan menanyai norma -norma sosial, secara langsung memengaruhi gaya rambut pria. Rambut panjang menjadi simbol perlawanan terhadap nilai -nilai tradisional dan figur otoritas.

* Gerakan Hak Sipil: Gerakan Hak Sipil menantang diskriminasi rasial dan mempromosikan kesetaraan. Pria kulit hitam, khususnya, memeluk gaya rambut Afro sebagai pernyataan kesombongan dan identitas budaya, yang mempengaruhi pria dari semua ras.

* Perang Vietnam: Perang Vietnam menumbuhkan rasa kekecewaan dan sentimen anti kemapanan. Rambut panjang menjadi dikaitkan dengan kedamaian dan protes anti-perang.

* Bangkitnya rock and roll: Musisi rock and roll, seperti The Beatles dan The Rolling Stones, mempopulerkan rambut panjang dan gaya yang memberontak, menginspirasi para pria muda untuk mengadopsi penampilan yang sama.

2. Fashion dan Gaya:

* Mengubah tren mode: Tahun 1960 -an menyaksikan perubahan dalam mode pria, menjauh dari jas konservatif dan ikatan ke gaya yang lebih kasual dan eksperimental. Rambut yang lebih panjang melengkapi tren mode baru ini.

* Pengaruh media: Majalah, film, dan acara televisi menggambarkan pria dengan rambut panjang, lebih lanjut mempromosikan tren.

3. Kemajuan Teknologi:

* Produk Perawatan Rambut: Pengembangan produk perawatan rambut baru, seperti gel, mousses, dan hairspray, memudahkan pria untuk menata dan mempertahankan rambut panjang.

4. Ekspresi individu:

* penolakan kesesuaian: Rambut panjang memungkinkan pria untuk mengekspresikan kepribadian mereka dan menolak harapan tradisional maskulinitas.

5. Simbolisme:

* Pemberontakan: Rambut panjang melambangkan penolakan terhadap nilai -nilai dan otoritas tradisional.

* Kebebasan: Ini mewakili istirahat dari norma -norma sosial dan keinginan untuk pembebasan pribadi.

* budaya tandingan: Itu menjadi ciri khas gerakan budaya tandingan.

Penting untuk dicatat bahwa pergeseran gaya rambut pria tidak universal. Beberapa pria tetap konservatif dalam pilihan gaya mereka, sementara yang lain memeluk perubahan dramatis. Namun, tahun 1960 -an menandai titik balik yang signifikan dalam tren rambut pria, membuka jalan bagi keragaman dan eksperimen yang lebih besar di tahun -tahun mendatang.