Inilah rincian perkembangannya:
akar kuno:
* Afrika: Menenun rambut dengan bahan alami seperti serat, rumput, dan rambut hewan telah dipraktikkan di Afrika selama berabad -abad. Praktik ini adalah bentuk perhiasan dan ekspresi diri, sering menandakan status sosial dan identitas suku.
* Budaya lain: Teknik tenun rambut serupa ada di bagian lain dunia, seperti Mesir kuno, di mana wig dan ekstensi rambut digunakan untuk tujuan kecantikan dan upacara.
Evolusi Modern:
* Abad ke -19: Munculnya kolonialisme Eropa mengarah pada pengenalan rambut manusia yang diimpor, terutama dari Asia, ke diaspora Afrika. Ini memperluas bahan yang digunakan untuk menenun rambut.
* abad ke -20: Perkembangan serat rambut sintetis di pertengahan abad ke-20 membuat rambut menjalin lebih mudah diakses dan terjangkau.
* Akhir abad ke -20: Popularitas tenun rambut meningkat secara signifikan di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, menjadi bagian utama dari industri kecantikan.
Key Takeaway:
Alih -alih mengaitkan penemuan ini dengan satu orang, lebih akurat untuk mengakui sejarah tenun rambut yang kaya, dipengaruhi oleh berbagai budaya dan kemajuan teknologi.