Berikut ini rincian apa yang dilakukannya:
* mengurangi ikal: Ini bekerja dengan memecah ikatan di dalam poros rambut yang menciptakan pola keriting. Ini membuat rambut lebih mudah dikelola dan lebih mudah ditata.
* menciptakan rambut yang lebih lurus: Meskipun tidak sekuat rilel kimia, Texturizer dapat secara signifikan mengurangi keriting dan membuat rambut yang lebih lurus.
* kurang drastis dari relaxers: Texturizer dianggap sebagai perawatan yang lebih ringan daripada relaxer. Biasanya berlangsung selama periode yang lebih pendek dan tidak sepenuhnya meluruskan rambut.
* dapat digunakan pada berbagai jenis rambut: Texturizer dapat digunakan pada berbagai jenis rambut, termasuk rambut keriting, bergelombang, dan coily.
* membutuhkan aplikasi yang cermat: Penting untuk mengikuti instruksi dengan hati -hati dan menggunakan teksturisasi yang sesuai untuk jenis dan tekstur rambut Anda.
Penting untuk dicatat bahwa Texturizer rambut memang memiliki beberapa kelemahan potensial, seperti:
* Kerusakan rambut: Seperti perawatan kimia apa pun, Texturizer dapat menyebabkan kerusakan pada rambut jika tidak diterapkan dengan benar atau jika digunakan terlalu sering.
* Potensi kerusakan: Jika rambut sudah rusak atau lemah, Texturizer dapat meningkatkan risiko kerusakan.
* Hasil sementara: Hasil Texturizer bersifat sementara dan perlu dipertahankan dengan touch-up biasa.
Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan Texturizer rambut, penting untuk berkonsultasi dengan stylist berlisensi yang dapat menilai rambut Anda dan merekomendasikan tindakan terbaik. Mereka juga dapat memberi nasihat tentang teknik aplikasi yang tepat dan merawat rambut Anda setelah perawatan.