Penampilan Fisik:
* Fitur Wajah: Simetri, warna kulit, bentuk mata, rahang, dan daya tarik keseluruhan.
* fisik tubuh: Proporsi, tonus otot, dan kebugaran secara keseluruhan.
* Gaya dan Presentasi: Rambut, riasan, pilihan lemari pakaian, dan kehadiran panggung.
* Keyakinan dan Poise: Bahasa tubuh, ketenangan, dan kemampuan untuk membawa diri sendiri dengan rahmat.
Kepribadian dan Kecerdasan:
* Karisma dan Komunikasi: Kemampuan untuk terlibat dengan penonton, mengekspresikan diri dengan saksama, dan menunjukkan kepribadian.
* Kecerdasan dan Pengetahuan: Beberapa kontes dapat menilai pengetahuan umum, peristiwa terkini, atau bidang subjek tertentu.
* integritas dan karakter: Nilai -nilai, perilaku etis, dan tanggung jawab sosial terkadang dievaluasi.
bakat dan keterampilan:
* Performing Arts: Bernyanyi, menari, akting, atau musik instrumental dapat dimasukkan dalam beberapa kompetisi.
* Keterampilan lain: Bergantung pada tema kontes, hakim dapat mengevaluasi keterampilan seperti berbicara di depan umum, menulis, atau hobi tertentu.
Dampak Sosial dan Advokasi:
* Keterlibatan Komunitas: Beberapa kontes menekankan kontribusi kandidat untuk amal, tujuan sosial, atau pengembangan masyarakat.
* Kesadaran Sosial: Calon dapat dinilai berdasarkan pemahaman mereka tentang masalah sosial yang penting dan potensi mereka untuk membuat dampak positif.
Penting untuk dicatat:
* Subjektivitas: Kecantikan bersifat subyektif, dan hakim yang berbeda mungkin memiliki preferensi yang berbeda.
* Pengaruh Budaya: Kriteria dapat dipengaruhi oleh norma budaya dan standar masyarakat.
* Kontes bervariasi: Kriteria spesifik dapat bervariasi secara signifikan antara kontes kecantikan yang berbeda.
Pada akhirnya, kriteria evaluasi biasanya ditentukan oleh penyelenggara kompetisi dan mencerminkan visi dan nilai -nilai mereka.