Love Beauty >> Cinta keindahan >  >> Penurunan Berat Badan >> Diet

Saat makan 6 makanan kecil untuk menurunkan berat badan, saya benar -benar mendapatkannya, apa yang salah?

Ini membuat frustrasi ketika Anda mencoba menurunkan berat badan dan yang sebaliknya terjadi! Ada beberapa alasan mengapa makan 6 makanan kecil sehari mungkin tidak bekerja untuk Anda. Berikut ini rincian masalah potensial dan apa yang dapat Anda lakukan tentang mereka:

1. Kelebihan kalori:

* Masalahnya: Meskipun Anda menyebarkan makanan, Anda mungkin mengonsumsi lebih banyak kalori secara keseluruhan daripada kebutuhan tubuh Anda.

* Solusi: Lacak asupan kalori dengan hati -hati selama beberapa hari untuk melihat berapa banyak yang Anda makan. Gunakan aplikasi atau jurnal pelacak makanan. Bandingkan asupan Anda dengan kebutuhan kalori yang disarankan untuk penurunan berat badan. Anda dapat menggunakan kalkulator online untuk memperkirakan hal ini berdasarkan usia, tingkat aktivitas, dan tujuan berat Anda.

* Contoh: Jika Anda makan 200 kalori per makan, itu 1.200 kalori per hari. Jika kebutuhan harian Anda untuk penurunan berat badan adalah 1500 kalori, Anda masih dalam surplus kalori, yang mengarah pada kenaikan berat badan.

2. Pilihan makanan yang tidak sehat:

* Masalahnya: Saat Anda makan lebih sering, kualitas pilihan makanan Anda mungkin merusak upaya Anda. Makanan olahan, makanan ringan manis, dan lemak yang tidak sehat semuanya padat kalori dan dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan.

* Solusi: Fokus pada makanan yang kaya nutrisi, yang tidak diproses seperti buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh.

* Contoh: Alih -alih meraih granola bar sebagai camilan, pilihlah beberapa almond dan sepotong buah.

3. Kontrol porsi:

* Masalahnya: Mudah untuk melebih -lebihkan ukuran porsi "kecil".

* Solusi: Gunakan cangkir pengukur atau skala makanan untuk memastikan Anda berpegang teguh pada porsi yang Anda maksudkan.

* Contoh: Semangkuk sereal "kecil" bisa lebih dari satu porsi. Gunakan ukuran porsi pada kotak sebagai panduan.

4. Tidak cukup aktivitas fisik:

* Masalahnya: Makan sering tidak dapat mengkompensasi kurangnya olahraga.

* Solusi: Bertujuan setidaknya 150 menit latihan intensitas sedang per minggu.

* Contoh: Tambahkan berjalan kaki selama 30 menit ke rutinitas harian Anda.

5. Metabolisme Anda:

* Masalahnya: Metabolisme beberapa orang secara alami membakar kalori lebih efisien daripada yang lain.

* Solusi: Konsultasikan dengan dokter atau ahli diet terdaftar untuk nasihat yang dipersonalisasi. Mereka dapat membantu menentukan kebutuhan kalori Anda dan membuat rencana penurunan berat badan yang disesuaikan.

6. Kondisi medis yang mendasari:

* Masalahnya: Kondisi medis tertentu, seperti hipotiroidisme, dapat mempengaruhi metabolisme dan membuat penurunan berat badan menjadi sulit.

* Solusi: Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengesampingkan kondisi medis yang mendasarinya yang dapat memengaruhi berat badan Anda.

Kiat lain:

* Jangan lewati makanan: Melewati makanan dapat menjadi bumerang karena dapat menyebabkan makan berlebihan di kemudian hari.

* Dengarkan tubuh Anda: Perhatikan isyarat kelaparan dan kepenuhan Anda.

* Hidrat: Minum banyak air sepanjang hari untuk membantu Anda merasa kenyang.

* bersabar: Butuh waktu untuk menurunkan berat badan dengan sehat. Jangan berkecil hati jika Anda tidak segera melihat hasilnya.

Ingat: Penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk nasihat yang dipersonalisasi sebelum membuat perubahan signifikan pada diet Anda atau olahraga rutin. Mereka dapat membantu Anda membuat rencana penurunan berat badan yang aman dan efektif.